BOLSEL, Update24 – Pengisian jabatan dilingkup Pemkab Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), kini wajib melalui filtrasi ketat berbasis kompetensi dan data. Di era baru birokrasi saat ini harus benar-benar diisi sesuai dengan keahlian, bukan sekadar rotasi biasa.
Hal ini diungkapkan Bupati Hi Iskandar Kamaru SPt MSi, saat melakukan kunjungan kerja di Kantor BKN Kanreg XI Manado, Kamis (29/1/2026).

Diketahui, kunjungan ini berkaitan dengan pemantapan Manajemen Talenta dan implementasi aplikasi Simata di lingkungan Pemkab Bolsel.
Dalam pertemuan tersebut, duet sehati Wabup Deddy Abdul Hamid ini memaparkan kesiapan Pemkab Bolsel, dalam menerapkan sistem merit yang lebih modern.
Bupati menegaskan, kedepan, proses rotasi dan mutasi jabatan di Bolsel tidak akan dilakukan secara sembarangan. Setiap pejabat diwajibkan melewati proses screening talenta, termasuk tes dan wawancara mendalam.
”Kita ingin memastikan prinsip the right man on the right place benar-benar terwujud. Saya tidak ingin ada pimpinan OPD yang menduduki jabatan tanpa memenuhi syarat. Kesesuaian talenta adalah kunci agar pembangunan di Bolsel berjalan maksimal,” tegas pemimpin pilihan rakyat ini.
Pada kesempatan itu, Bupati juga meminta seluruh pimpinan perangkat daerah segera melengkapi data kepegawaian untuk menghindari sanksi demosi.
“Data yang diperlukan harus secepatnya dilengkapi, agar penerapan Simata secepatnya dilakukan,” kata Buoati.
Diketahui, sebagai langkah lanjutan, Pemkab Bolsel dijadwalkan akan melakukan koordinasi langsung dengan BKN RI di Jakarta, pekan depan.

Langkah progresif tersebut mendapat apresiasi dari pihak BKN Kanreg XI Manado. Mereka berkomitmen untuk memberikan asistensi penuh hingga penerapan Manajemen Talenta di Kabupaten Bolsel tuntas terekspos secara menyeluruh.
Saat melakukan kunker, Bupati sendiri turut didampingi Sekda Marzanzius Arvan Ohy SSTP MAP, para Asisten Sekda dan pimpinan OPD terkait. (Hen)







