Resmi Dikukuhkan, Kecamatan Poigar Bentuk Forum Limi Tanahku

 Resmi Dikukuhkan, Kecamatan Poigar Bentuk Forum Limi Tanahku

 

BOLMONG, Update24 – Forum Layanan Inovasi dan Mediasi (Limi) Tanahku, Kecamatan Poigar Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) resmi dikukuhkan di Balai Desa Tiberias, Sabtu (25/11/2023).

Forum Limi ini dibentuk, guna menjaga keamanan, ketertiban, mempererat kerukunan dan persatuan. Pengukuhan ini dilakukan langsung Penjabat (Pj) Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Ir Limi Mokodompit MM.

Agenda pengukuhan ini juga dirangkaikan dengan deklarasi perdamaian masyarakat Tiberias, Kecamatan Poigar, yang sempat berselisih beberapa waktu lalu.

Kepala Desa Tiberias, Abner Patras saat menyampaikan laporannya mengaku, sangat bersyukur dengan adanya Forum Limi tanahku, yang menurutnya merupakan upaya rekonsiliasi di desa tersebut. Tak lupa ia juga mengucap syukur atas kehadiran PJ Bupati Bolmong Limi Mokodompit.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Tiberias, kami ucapkan selamat datang kepada Pak Bupati. Terima kasih telah berkenan hadir dan mengukuhkan Forum LIMI Tanahku Kecamatan Poigar ini,” ucap Abner.

“Cukup diketahui kalangan warga terkait persoalan yang terjadi, oleh karena itu pemdes bersyukur melalui gagasan ini upaya-upaya rekonsiliasi di desa kita boleh terlaksana yang diawali dengan pertemuan dan penandatanganan damai di kantor camat yang diprakasai forum LIMI tanahku ini,” kata Sangadi menambahkan.

Dia mengatakan, walau belum 100 persen namun semua butuh waktu pendekatan terutama dari duta-duta perdamaian untuk menindaklanjuti apa yang sudah disepakati bersama.

“Ini menjadi terobosan besar dalam rangka rekonsiliasi di desa tiberias,” ungkapnya.

“Kerinduan kami dari masyarakat kedepan untuk supaya dapat dideklarasikan menjadi acuan bagi pemerintah dan desa untuk sama-sama kita berdamai mengakhiri semua pertikaian dan membangun perdamaian di Desa Tiberias yang sama kita cintai ini,” kata Kepala Desa.

Sementara itu, Pj Bupati Bolmong dalam sambutannya mengatakan, terima kasih kepada masyarakat Kecamatan Poigar yang beberapa waktu lalu sempat berselisih paham namun akhirnya bisa menemui titik damai.

“Saya pikir semuanya memikirkan hal yang sama dan adil. Makanya saat itu saya menerima berbagai informasi dari berbagai macam pihak mengatakan begini mengatakan begitu, saya tetap mengatakan tidak karena saya tetap merujuk pada regulasi dan saya selalu meminta petunjuk dari Tuhan, dan Alhamdulillah puji Tuhan semua bisa selesai dengan baik,” ujar Bupati.

Bupati mengatakan, orang-orang yang ada di dalam forum LIMI Tanahku Kecamatan Poigar semua adil dan memiliki rekam jejak jelas.

“Orang-orang yang ada di dalam forum LIMI tanahku ini, saya yakin semua adil jadi layanan informasi ini selain disamping mempermudah kita melayani tetapi juga orang-orang yang dipercayakan mempunyai rekam jejak dan tanggung jawab yang besar dan strategis lainya,” ungkapnya.

Oleh karena itu, melalui kesempatan tersebut Bupati mengucapkan syukur karena semua diberikan hati lapang sehingga bisa melakukan deklarasi damai.

“Tentu saya bahkan kita semua harus banyak bersyukur pada Tuhan karena pada hari ini kita semua diberikan hati yang lapang, diberikan hati yang terang, sehingga kita semua bisa bersama-sama untuk melakukan deklarasi damai hari ini,” kata Bupati.

Ia mengimbau, agar mengajak seluruh masyarakat untuk melihat dan mengambil sisi positif dari semua kejadian yang telah terlewati. Selaku pemerintah tentu sudah pasti menginginkan yang terbaik untuk daerah dan seluruh rakyatnya. “Apa yang kita lihat yang kita dengar jangan langsung ditelan, tanpa mempertimbangkan segala sesuatunya,baik buruknya dan postif negatifnya. Itulah dinamika kehidupan,” ungkap Limi.

Berbeda pendapat itu kata Bupati, merupakan hal yang biasa. Dan selurub rakyat Indonesia diberikan hak bebas berpendapat termasuk masyarakat yang melakukan demo untuk menyampaikan aspirasinya. “Demo atau apapun itu adalah hal yang biasa. Asalkan dilakukan sesuai koridor,” kata Bupati.

“Di Papua saya selama 40 tahun dan sudah terbiasa dengan perseturuan, makanya saat saya di Bolmong ada yang izin demo silahkan asal jangan sampai ribut, ada yang ini itu silahkan asal tetap pada aturan yang ada, karena semua sudah di atur undang-undang,” ungkapnya.

Diakhir sambutannya, top eksekutif Bolmong ini bersyukur karena perselisihan di Desa Tiberias bisa terselesaikan tanpa adanya pertumpahan darah.

“Oleh karena itu, tugas Bupati sebagai pemerintah tidak berdiri di kiri tidak di kanan, tapi saya berdiri di aturan yang ada karena disitulah yang menguatkan kita. Mari kita pelihara silaturahmi, persatuan dan kerukunan di daerah yang sama kita cintai ini. Damai itu indah,” tutup Limi.

Turut hadir dalam acara tersebut, Camat Poigar, Pimpinan OPD, Forkopimcam, staf khusus Bupati, sangadi se-Kecamatan poigar serta masyarakat Kecamatan Poigar. (Hen/Adve)

Related post